Simulasi Komputer Efisienkan Industri

 

 

BANDUNG, (PR).- Agar perusahaan, industri manufaktur, sampai badan usaha milik negara (BUMN) lebih efisien, mereka perlu menerapkan simulasi komputer untuk evaluasi sistem. Ini penting karena makin dinamis suatu perusahaan, makin sering perusahaan itu melakukan evaluasi untuk tujuan perbaikan performansi.

Kepala Laboratorium Sistem Informasi dan Keputusan Jurusan Teknik dan Manajemen Industri Fakultas Teknik Unpas, Ir. Bram Andryanto, M.T., mengatakan hal itu kepada "PR" di sela-sela workshop "Simulasi Komputer untuk Uji Coba dan Audit Sistem Menggunakan Arena" yang digelar Studio Manajemen dan Optimasi Sistem Industri (Smosi), TMI-Unpas, baru-baru ini.

"Namun, hasil simulasi komputer tetap tidak bisa mengubah perilaku dan mental manusia yang korup, dsb. Jika direktur utama atau pimpinan perusahaan mengabaikan hasil evaluasi, ya tidak ada gunanya," tuturnya. Menurut Bram, simulasi komputer dengan software simulasi sangat baik untuk industri manufaktur, rumah sakit, percetakan surat kabar. Software yang bisa dipakai antara lain, Promodel, Vensim, Powersim, ARENA.

"Saya pernah coba untuk masalah transportasi di Pelabuhan Cigading yang tadinya khusus untuk mendatangkan bahan baku baja untuk Krakatau Steel. Karena idle capacity, pelabuhan ini jual jasa ke pihak lain untuk bongkar barang industri di sekitar Cilegon," paparnya. Untuk mengevaluasi sistem yang ada masih cukup, Bram membuat model kondisi crane, gudang, dan jembatan timbang saat sepi, peak (puncak), dan menengah. Lewat simulasi, bisa disimpulkan apakah jembatan timbang, crane, dan gudang, perlu ditambah kalau kondisi puncak sering terjadi atau tidak. Modelkan sistem nyata Ia menjelaskan, Pertama dilakukan, mencoba mengenali perilaku sistem melalui survei, untuk dimasukkan ke dalam model simulasi.

"Memodelkan mungkin tidak mahal. Yang mahal justru mengumpulkan data melalui survei yang banyak dan lama," tandasnya. Ia memaparkan, pada sistem perusahaan yang sangat kompleks seperti industri percetakan, sangat sulit jika perubahan langsung diterapkan.

"Misalnya, begitu salah satu mesin cetak sudah terlalu sibuk, perusahaan langsung membeli mesin. Ini kan terlalu mahal. Dengan simulasi komputer diuji coba dulu kegunaannya sebelum membeli mesin atau membangun sistem baru," paparnya.

Ketua Jurusan TMI Unpas Dr. Ir. Hj. Tjutju Tarliah Dimyati, MSIE, berpendapat, dengan tujuan penghematan biaya, simulasi komputer merupakan alat yang tepat untuk ujicoba atas rancangan sistem baru, atau hasil audit dari sistem yang ada untuk memperbaiki performansi dalam berbagai aspek. "Aplikasi simulasi komputer ini sudah menjadi pilihan utama industri dan alat riset perguruan tinggi di Amerika dan Eropa," ujarnya. Ia menjelaskan, dengan menggunakan software simulasi suatu sistem menjadi sangat mudah dan cepat karena software bekerja dengan complete windowing system. Dan pemodelannya bersifat bekerja dengan objek gambar serta efisiensi pekerjaan menggunakan graphical user interface. Dengan kemudahan itu, hampir tidak diperlukan pemrograman," tandasnya. (A-56)***

Excerpts from http://www.pikiran-rakyat.com/cetak/2005/0205/28/1103.htm

  

 

 

Special features:

Online brochures

Newsletters

Training

 

 
 
 
 
© OPTIMAL Expert Management Solutions Sdn Bhd. All Rights Reserved.